
Bali sebagai pulau yang rawan amblesan dan terancam tenggelam jika fenomena pemanasan global makin kuat, mestinya melakukan berbagai gerakan peduli lingkungan. Dalam konteks yang lebih riil, Bali harus melakukan pembatasan yang lebih jelas dalam pengelolaan air bawah tanah (ABT). Hal mendesak yang perlu dilakukan Bali dalam penyelamatan tata guna air, termasuk manjaga sumber mata airnya adalah membudayakan gerakan hemat air. Langkah ini bisa dimulai dengan berbagai aksi nyata dengan melakukan proteksi terhadap kawasan hulu dan menyetop penyedotan ABT.