Pengorbanan

Persembahan atau pengorbanan berhubungan dengan dengan karakter asli dari para pemuja. Berdasarkan hal ini ada tiga klasifikasi persembahan atau pengorbanan.

Persembahan yang dilakukan dengan kaidah-kaidah suci oleh rang-orang yang tak mengingingkan suatu imbalan dan percaya dengan teguh hati, bahwa persembahan atau pengorban itu wajib maka prsembahan semacam ini disebut pengorbanan bersifat Sattvik.
Persembahan atau pengorbanan yang dipersembahkan dengan maksud untuk mendapatkan suatu imbalan atau demi pertunjukkan belaka, maka persembahan atau pengorbanan itu hanya bersifat rajasik atau penuh nafsu
Persembahan yang tidak sesuai kaidah-kaidah suci, dimana tak ada makanan yang dibagikan, tak ada mantra-mantra yang diucapkan atau tak ada hadiah yang dibagikan, pengorbanan semcama ini bersifat tamasik (gelap).

 

Sumber: Bhagawadgita